SUBORDINATING CONJUNCTION

SUBORDINATING CONJUNCTION

Yaitu kata sambung yang menghubungkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Artinya jika kita tidak menggunakan kata sambung, maka salah satu kalimat tidak dapat dimengerti maksudnya apabila ia berdiri sendiri.

Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:

a. Apposition (Keterangan Tambahan)

1. He said that he could pick me up
2. Sean promised that he would tell me the truth

b. Cause and Effect (Hubungan Sebab Akibat)

1. He could not pass the exam because he was lazy
2. I will succeed to pass the exam since I have studied hard

c. Impact (Pengaruh atau Akibat)

1. This coffee is too hot that I cannot drink it
2. He ran too fast that he made himself exhausted

d. Purpose (Maksud dan Tujuan)

1. I bought a lot of books that I can prepare myself to pass the exam
2. You have to study hard in order that you can pass the exam

e. Condition (Syarat)

1. You will pass the exam if you study hard
2. I will come to your house provided that I am well enough

f. Concession (Pernyataan Mengalah)

1. He kept working hard even though he was very tired
2. She will probably fail however much she may try

g. Comparison (Perbandingan)

1. Mr. William is as tall as Mr. Robert
2. You are more beautiful than my girlfriend

h. Manner (Taraf atau Cara)

1. The plane hasn’t landed yet as far as I know
2. Men will reap as they sow

i. Time (Waktu)

1. You can sit on my seat while I stand
2. I will be around you as long as I live

CATATAN TAMBAHAN

* Conjunctions secara normal tidak akan pernah menimbulkan kesalahan serius, namun penulis kadangkala bingung untuk menempatkan koma sebelum Conjunction. Tidak ada peraturan yang mengatur tentang itu seperti “Jangan letakkan koma sebelum “and”, dll.
* Peraturannya adalah jangan letakkan koma sebelum Conjunction ketika conjunction tersebut berada sebelum unsur kalimat terakhir dalam sebuah urutan yang sederhana.

Contoh:

1. She went to the shop for eggs, milk and butter. (BENAR)
(tidak perlu ada koma sebelum “and”)
2. It is a large but friendly dog. (BENAR)
(Ini adalah sebuah urutan untuk “dog”. tidak perlu ada koma sebelum “but”.)
3. Jamie, Adam and Lee arranged to meet at The Bull. (BENAR)
(Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum “and”)
4. Carl, David, and Sarah were all witnesses. (SALAH)
(Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum “and”)

* Namun, pada waktu tertentu, mungkin akan lebih tepat kita menggunakan koma dengan Conjunction pada sebuah urutan yang bersifat sederhana. Hal ini mungkin bertujuan untuk menghindarkan kebingungan orang lain dan membuat agar susunan nampak lebih rapi.

Contoh:

1. The news will be shown after Dangermouse, and Rug Rats.
(Orang lain tidak dapat memikirkan bahwa “Dangermouse and Rug Rats” adalah sebuah acara TV.)
2. The train will stop at Watford, Harrow, Pinner, Watford, and Bushey.
(“Watford and Bushey” bisa saja merupakan 1 tempat, seperti “Bath and Wells”.)
3. The emblem is an amalgamation of the British and Irish flags, the Stars and Stripes, and the Hammer and Sickle.
(Kata “and” muncul berulang kali pada contoh ini. Koma sebelum “and” memudahkan pembaca untuk mengerti maksud kalimat tersebut.)

CATATAN:

MEMULAI KALIMAT DENGAN CONJUNCTION

Dulu, ada sebuah pelajaran bahwa kalimat itu tidak boleh dimulai dengan sebuah kata sambung (Conjunction). Tetapi sekarang hal itu boleh-boleh saja dilakukan.

1. I was certain he did it for the money. But, having read his diary, I have a new theory.

Yang paling sering berada di awal kalimat adalah “And” dan “But” dan diikuti dengan koma. Namun pemakaiannya jangan terlalu sering.

CONJUNCTION DENGAN KOMA

Ketika 2 kalimat sederhana disambungkan dengan sebuah Conjunction, harus diawali dengan koma.

Contoh:

1. Our team was given 2 minutes’ notice, but theirs had been training for weeks. (BENAR)
2. I have spoken to Sarah, and she has confirmed the delivery date. (BENAR)
3. I have spoken to Sarah, and confirmed the delivery date. (SALAH)
4. We eventually found the cave, but Jack was not there. (BENAR)
5. We built the hut in an hour and then painted it. (BENAR)

CATATAN

KALIMAT MAJEMUK ?

Conjunction yang menggabungkan 2 bagian kalimat majemuk harus diawali dengan koma.

1. I love milk. ( Kalimat Normal)
2. I cannot drink it when it is warm.(Kalimat Normal)
3. I love milk, but I cannot drink it when it is warm. (Kalimat Majemuk)

CONJUNCTION DAN TITIK KOMA (;)

Ketika sebuah kata sambung menggabungkan kalimat, maka harus didahului dengan koma. Tetapi jika salah satu atau kedua kalimat tersebut sudah mengandung/ memiliki koma di dalamnya, maka gunakan titik koma sebagai pengganti koma sebelum Conjunction yang kita pakai.

Contoh:

1. In the ’60s, there were dozens of buzzards along the 7-mile trek; but, due to the decline in vermin, only 2 adults live in the area at present.
2. Mark, Dawn and Sally adore boiled spare ribs; but Julia, a staunch vegetarian, leaves the room when they are on the menu.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: